Halaman

Total Tayangan Halaman

Minggu, 13 Maret 2011

TATA CARA BERSIWAK

1. Berdo'a sebelum bersiwak. Adapun do'anya adalah.
اللهم بيض به اسناني وشد به لثاتي  وثبت به لهاتي  وبارك لي فيه ياارحم الراحمين 
2. Memegang siwak dengan tangan kanan, dan sunnah meletakkan jari kelingking dan ubu jari dibawah siwak, sedangkan jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk diletakkan diatas siwak.
3. Kemudian mulai bersiwak dari setengah mulut bagiab kanan dan kiri, baik bagian dalam maupun luar, sampai gigi geraham dengan arah memanjang atau melebar.
4. Kemudian menggosok bagian lidah dan gigi dengan arah memanjang.
5. Mengarahkan siwak pada langit-langit tenggorokan.
6.Meletakkan siwak dibelakang telinga kiri setelah memakainya.
Adapun Faedah siwak adalah sebagai berikut : 
  1. dapat membersihkan mulut
  2. dapat memutihkan gigi
  3. dapat mengharumkan bau mulut.
  4. dapat menguatkan gusi
  5. dapat membersihkan tenggorokan
  6. dapat menambah kefasihan dalam berbicara
  7. dapat menambah kecerdasan
  8. dapat menghilangkan basah-baah di mulut ketika kana mati.
  9. dapat mempertjm penglihaatn
  10. dpt menegakkn punggung
  11. dapat melipatgandakan pahala
  12. Mendapatkan ridla Allah
  13. Ditakuti musuh
  14. dijauhi syaithan
  15. membantu mengingatkan membaca kalimat syahadat.
والله اعلم با لصواب

Selasa, 01 Maret 2011

10 Wasiat Rasulullah SAW untuk Mengusir Bisikan Setan, Jin dan Manusia



Tulisan ini dikutip dari Tulisan Al-Ustadz Habib Zein Al-Hadi, dan telah mendapat izin langsung dari beliau untuk dipublikasikan.
1. Jika dia membisikkan: “Anakmu akan”. Jawablah: “Semua akan mati, dan anakku akan ke surga, aku malah senang.”
2. Jika membisikkan: “Hartamu akan musnah.” Jawablah: “Tak apalah, pertanggung-jawabanku menjadi ringan.”
3. Jika dia membisikkan: “Orang-orang menzalimi dirimu, sedangkan kamu tidak zalim.” Jawablah: “Siksa Allah akan menimpa orang-orang zalim dan tidak mengenai orang-orang yang baik.” (Aku serahkan kepada Allah SWT)
4. Jika dia membisikkan: “Betapa banyak kebaikanmu.” Jawablah: “Kejelekanku lebih banyak.” (Astaghfirullah).
5. Jika dia membisikkan: “Alangkah banyak shalatmu.” Jawablah: “Kelalaianku lebih banyak dari pada shalatku.” (Lalai: tidak mengingat bahwa Allah mengawasi dirinya)
6. Jika dia membisikkan: “Betapa banyak kamu bersedekah kepada orang-orang.” Jawablah: “Apa yang aku terima Allah jauh lebih banyak dari yang aku sedekahkan.”
7. Jika dia membisikkan: “Betapa banyak orang yang menzalimu.” Jawablah: “Orang-orang yang aku zalimi lebih banyak.” (Astaghfirullah).
8. Jika dia membisikkan: “Betapa banyak amalmu.” Jawablah: “Betapa sering aku bermaksiat.” (A’udzubillah)
9. Jika dia membisikkan: “Minumlah minuman-minuman keras.” Jawablah: “Aku tidak akan mengerjakan maksiat.” (Aku minum sari ttauhid saja).
10. Jika dia membisikkan: “Mengapa kamu tidak mencintai dunia?” Jawablah: “Aku tidak mencintainya karena telah banyak orang lain yang tertipu olehnya.” (dan mereka sengsara batin, kini sebagian di penjara dan sebagian lagi telah wafat berada di neraka Barzakh. Akan aku kuatkan ekonomiku, tetapi aku tidak akan mencintai harta, karena harta hanyalah alat untuk hidupku, tetapi aku bukan untuk harta).

اَللَّهُمَّ اِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا مُطْمَئِنَّةً تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ
Allâhumma innî as-aluka nafsan muthmainnah tu’nimu biliqâika wa tardhâ biqadhâika wa taqna’u bi’athâika.

Ya Allah, hamba-Mu ini mengharap sangat agar berjiwa damai, selalu yakin akan berjumpa dengan-Mu, ridha terhadap takdir-Mu, dan selalu puas menerima pemberian-Mu dan mensyukurinya.

Sabtu, 19 Februari 2011

BEDA NASRANI DAN KRISTEN

Cara Yesus mendakwahkan Injil berbeda dengan Paulus. Paulus menghalalkan segala 
cara dalam menyebarkan misinya. Tidak banyak yg paham, bahkan yg mengaku 
Kristen sekalipun, bahwa antara Nasrani dan Kristen memiliki makna yg berbeda. 
Nasrani menunjuk pada ajaran yg dibawa oleh orang yg berasal dari Nasareth 
yaitu IsaASatau Yesus (Mathius 2:23, 21:11; Markus 10:47). Pengikutnya disebut 
Nashara/Nashoro (Hawariyun) bukan Kristen seperti yangg kita kenal saat ini. 
Orang Nasrani masih mengikuti ajaran tauhid yg diajarkan Yesus (Yohanes 17:3) 
dan masih menjalankan hukum taurat (Matius 5:17), serta menjalankan ajaran 
Abraham/Ibrahim yaitu khitan/sunat (Kejadian 17:9), TIDAK MAKAN BABI (Imamat 
11:7) dan tidak minum-minuman keras (Imamat 10:9). Setelah Nabi Muhammad SAW 
datang, mereka meleburkan diri/masuk kedalam Islam (Sejarah Gereja Dr. Berkhof, 
Dr. I. Engklaar, BPK, hal 75). Sedangkan Kristen adalah keyakinan yg 
mempercayai Isa AS/Yesus adalah Tuhan dan Juru
 selamat (Mesias). Keyakinan Ini berasal dari ucapan PAULUS di Antiokia, 
kira-kira tahuun 40 M setelah Yesus tiada. Pengikutnya lazim disebut orang 
Kristen."Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, 
sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama 
kalinya disebut Kristen"(Kisah Rasul 11:26).
 
Buku materi Pokok Agam Katolik karangan Dra. Damascena Ari Suarso C.B 
(Karunika, Jakarta 1985, hal 42) menyebutkan, nama Kristen tidak berasal dari 
Kristen itu sendiri, melainkan diberikan oleh penguasa Romawi saat itu. Nama 
Kristen oleh Romawi dipakai untuk mengejek orang yg dipandang budak. Sebutan 
Kristen juga mengandung arti politik sebagai gerakan mesias (ala Ratu Adil atau 
Juru Selamat). Akidah maupun akhlak diantara keduanya berbeda. Nasrani 
berakhidah tauhid (meng Esa-kan Tuhan, Tidak ada Tuhan melaikan Allah) 
sedangkan Kristen tidak. Dengan meleburnya kaum Nasrani kedalam Islam setelah 
kedatangan Nabi Muhammad SAW maka setelah itu tidak ada lagi kaum Nasrani 
dimuka bumi. Yang tinggal hanyalah kaum Kristen, pengikut Paulus. Oleh Paulus, 
yangg juga seorang YAHUDI, ajaran IsaASyang awalnya mengakui ketauhidan (meng 
Esa-kan Tuhan, Tidak ada Tuhan melaikan Allah) diRUSAK sedemikian rupa sehingga 
banyak sekali hal-hal yg bertentangan dengan PIKIRAN
 SEHAT. Ayat-ayat Injil dipalsukan sedemikian rupa, disisipi kalimat-kalimat 
yangg saling bertentangan, dan ironisnya itu semua diikuti tanpa reserve oleh 
para pengikutnya.

Dalam hal beribadah misalnya, orang- orang Kristen sekarang ini melakukan 
dengan berlutut. Padahal nabi Isa AS beribadah dengan bersujud (Mathius 26:39). 
Yang berlutut dan berdoa adalah cara Paulus (Kis 21:5, Kis 9:40, Kis 20:36). 
Dalam berdoa, umat Kristen tidak menengadahkan tangannya, padahal Yesus 
melakukan hal itu (Matius 14:19; Timotius 2:8). Saat melaksanakan ritual 
ibadah, Yesus melakukanya seperti umat terdahulu, yakni membersihkan diri dulu 
atau berwudhu (Keluaran 40:31), melepaskan alas kaki (Keluaran 3:5), dan 
menghadap kiblat (1 Raja 8:44;48:2 Taw) 6:34-38; Mazmur 5:7; Mat 5:17). Kini, 
hal-hal tersebut tidak mereka lakukan lagi.

Dalam hal kematian, mayat orang kristen mengenakan jas lengkap dan dimasukan 
kedalam peti mati. Tata cara ini sama sekali tidak ada dalilnya dalam Injil --- 
bid'ah. Nabi Isa AS atau Yesus ketika wafat dikafani (Lukas 24;12; Yohanes 
11:44; Yohanes 20:5). Kenaifan dan hal-hal "lucu" yang terdapat di dalam Injil 
saat ini, diantaranya adalah:
-    Tuhan kalah ketika bergulat melawan Nabi Yacub AS (Kejadian 32:22-27).
-    Anak-anak Tuhan tertarik kepada kecantikan anak-anak manusia, lalu Tuhan 
menyesal dan pilu hatinya melihat kejahatan manusia (Kejadian 6:1-8), Malaikat 
makan roti (Kejadian 19:3).
-    Tuhan punya banyak anak (anak-anak), mailaikatnya bule?? (karena makan 
roti kali ……) 
 
Kemudian, ayat yang membodohi adalah kisah para nabi yang seharusnya dimuliakan 
dan dihormatipun dilecehkan dalam Injil yang sekarang, seperti:
-    Nabi Nuh AS Mabuk-mabukan dan telanjang dalam kemahnya (Kejadian 9:18-27).
-    Nabi Ismail AS berperangai seperti keledai liar (Kejadian 16: 11-12).
-    Nabi Luth AS menghamili kedua putri kandungnya (Kejadian 19:30-38).
-    Nabi Yakub AS menipu ayahnya sendiri (Kejadian 27 : 1-46).
-    Yahuda menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38:1-30).
-    Nabi Daud AS menghamili istri orang yang akhirnya menurunkan Nabi Isa AS 
atau Yesus (II samuel 11:1- 27; Mathius 1;6).
-    Nabi Isa AS atau Yesus adalah nabi bodoh, idiot, emosional dan berakhlak 
bejad (Markus 11: 12-14; Yohanes 7 : 8-10; Yohanes 2:4), dan banyak lagi ayat – 
ayat lain … yg membuat aku selalu bertanya-tanya tentang kebenaran Injil, 
hatiku selalu kecewa dan malu bila membacanya ………

Lebih gila lagi, Paulus berkata: "Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku 
semakin berlimpah kemuliaanNya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang 
berdosa ?"(Roma 3:7). Paulus juga berkata: "Tetapi hukum Taurat ditambahkan 
supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan dimana dosa bertambah banyak, 
disana kasi karunia menjadi berlimpah –limpah "(Roma 5:20). Itulah sebabnya, 
dalam menjalankan misinya, umat Kristiani (penyembah Yesus yang di tiang salib) 
mereka sama sekali tidak mengindahkan norma-norma atau hukum yg ada. Semuanya 
adalah sah. Bahkan mereka percaya bahwa dengan semakin banyaknya dosa yg mereka 
buat maka akan semakin banyak pula kasih karunia Tuhan berlimpah-limpah.  
  
POKOK ajaran Paulus intisarinya ada 5, yaitu:
1.Doktrin Trinitas (Allah Bapak, Allah Anak, Ruh Kudus).
2.Kepercayaan yang menyebutkan Yesus Juru selamat/penebus dosa (mesias).
3.Kepercayaan Yesus mati di tiang salib untuk menebus dosa warisan dari Adam AS.
4.Keyakinan Yesus telah bangkit dari antara orang mati lalu naik ke langit.
5.Kepercayaan Yesus akan datang lagi pada akhir zaman.
 
Lantas, siapakah sebenarnya Paulus itu yang menjadi "penerus" Yesus? Injil 
menyebutkan Paulus adalah musuh Yesus yang telah menyiksa para murid Yesus 
(Kisah  Para Rasul 8:1-29; 26:8-11).
Untuk itu pada saudaraku umat Kristiani/Nasrani/ Protestan/ Katolik pelajarilah 
kembali dan renungkanlah Injil yang ada di tanganmu saat ini …… dan 
beranikanlah dirimu untuk membaca buku-buku Islam walaupun ada perasaan benci, 
kesal, jiji, takut, malu, hina, tiada guna, buang-buang waktu …….. seperi yg 
pernah ku alami.     

Selasa, 15 Februari 2011

BEBERAPA KESALAHAN GERAKAN SHOLAT

BEBERAPA KESALAHAN GERAKAN SHOLAT
Ruku'
  • Tangan tidak pada lutut (lihat gambar)
    rukusalah.gif
  • Punggung mendongak ke atas (lihat gambar)
    rukusalah2.gif
I'tidal
  • Tangan menengadah ke atas (lihat gambar)
    itidalsalah.gif
Sujud
  • Siku menempel pada lantai (lihat gambar)
    sujudsalah.gif
Duduk diantara 2 sujud
  • Tidak iftirasyi (lihat gambar)
    duduksalah1.gif duduksalah2.gif

HIKMAH SHOLAT

Sholat disyari'atkan sebagai bentuk tanda syukur kepada Allah, untuk menghilangkan dosa-dosa, ungkapan kepatuhan dan merendahkan diri di hadapan Allah, menggunakan anggota badan untuk berbakti kepada-Nya yang dengannya bisa seseorang terbersih dari dosanya dan tersucikan dari kesalahan-kesalahannya dan terajarkan akan ketaatan dan ketundukan.
Allah telah menentukan bahwa sholat merupakan syarat asasi dalam memperkokoh hidayah dan ketakwaan, sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya:
Al-Baqarah(2)_1.png
Al-Baqarah(2)_2.png
Al-Baqarah(2)_3.png
"Alif Laaam Miiim. Kitab (Al Qur-an) tidak ada keraguan di dalamnya, menjadi petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib, mendirikan sholat dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka." (QS. Al Baqarah : 1-3).
Di samping itu Allah telah mengecualikan orang-orang yang senantiasa memelihara sholatnya dari kebiasaan manusia pada umumnya: berkeluh kesah dan kurang bersyukur, disebutkan dalam fiman-Nya:
Al-Ma'aarij(70)_19.png
Al-Ma'aarij(70)_20.png
Al-Ma'aarij(70)_21.png
Al-Ma'aarij(70)_22.png
"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah dan kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan sholat, yang mereka itu tetap mengerjakan sholat." (QS Al Ma'arij: 19-22).

Senin, 14 Februari 2011

Maulid Nabi Muhammad

Maulid Nabi Muhammad SAW kadang-kadang Maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arab: مولد، مولد النبي‎, mawlidun-nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Sejarah

Perayaan Maulid Nabi diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193). Adapula yang berpendapat bahwa idenya justru berasal dari Sultan Salahuddin sendiri. Tujuannya adalah untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota Yerusalem dan sekitarnya.

Kamis, 27 Januari 2011

Ada Tujuh Keajaiban Dunia Yang Lebih Ajaib lagi

Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: "Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan Rasul-Nya)". Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu.
(QS. AT TAUBAH:64) 
Menara Pisa, Tembok Cina, Candi Borobudur, Taaj Mahal, Ka’bah, Menara Eiffel, dan Piramida di mesir, inilah semua keajaiban dunia yang kita kenal. Namun sebenarnya semua itu belum terlalu ajaib, karena di sana masih ada tujuh keajaiban dunia yang lebih ajaib lagi. Mungkin para pembaca bertanya-tanya, keajaiban apakah itu?

Memang tujuh keajaiban lain yang kami akan sajikan di hadapan pembaca sekalian belum pernah ditayangkan di TV, tidak pernah disiarkan di radio-radio dan belum pernah dimuat di media cetak. Tujuh keajaiban dunia itu adalah:

1. Hewan Berbicara di Akhir Zaman

Maha suci Allah SWT yang telah membuat segala sesuatunya berbicara sesuai dengan yang Ia kehendaki. Termasuk dari tanda-tanda kekuasaanya adalah ketika terjadi hari kiamat akan muncul hewan melata yang akan berbicara kepada manusia sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur’an, surah An-Naml ayat 82,

“Dan apabila perkataan Telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami“.

Mufassir Negeri Syam, Abul Fida’ Ibnu Katsir Ad-Dimasyqiy berkomentar tentang ayat di atas, “Hewan ini akan keluar diakhir zaman ketika rusaknya manusia, dan mulai meninggalkan perintah-perintah Allah SWT, dan ketika mereka telah mengganti agama Allah SWT. Maka Allah SWT mengeluarkan ke hadapan mereka hewan bumi. Konon kabarnya, dari Makkah, atau yang lainnya sebagaimana akan datang perinciannya. Hewan ini akan berbicara dengan manusia tentang hal itu”.[Lihat Tafsir Ibnu Katsir (3/498)]

Hewan aneh yang berbicara ini akan keluar di akhir zaman sebagai tanda akan datangnya kiamat dalam waktu yang dekat. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

“Sesungguhnya tak akan tegak hari kiamat, sehingga kalian akan melihat sebelumnya 10 tanda-tanda kiamat: Gempa di Timur, gempa di barat, gempa di Jazirah Arab, Asap, Dajjal, hewan bumi, Ya’juj & Ma’juj, terbitnya matahari dari arah barat, dan api yang keluar dari jurang Aden, akan menggiring manusia“. [HR. Muslim dalam Shohih-nya (2901), Abu Dawud dalam Sunan-nya (4311), At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (2183), dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya (4041)]

2. Pohon Kurma yang Menangis

Adanya pohon kurma yang menangis ini terjadi di zaman Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- , mengapa sampai pohon ini menangis? Kisahnya, Jabir bin Abdillah-radhiyallahu ‘anhu- bertutur,

“Jabir bin Abdillah -radhiyallahu ‘anhu- berkata: “Adalah dahulu Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- berdiri (berkhutbah) di atas sebatang kurma, maka tatkala diletakkan mimbar baginya, kami mendengar sebuah suara seperti suara unta dari pohon kurma tersebut hingga Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- turun kemudian beliau meletakkan tangannya di atas batang pohon kurma tersebut” .[HR.Al-Bukhariy dalam Shohih-nya (876)]

Ibnu Umar-radhiyallahu ‘anhu- berkata,

“Dulu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- berkhuthbah pada batang kurma. Tatkala beliau telah membuat mimbar, maka beliau berpindah ke mimbar itu. Batang korma itu pun merintih. Maka Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- mendatanginya sambil mengeluskan tangannya pada batang korma itu (untuk menenangkannya)“. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (3390), dan At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (505)]

3. Untaian Salam Batu Aneh

Mungkin kalau seekor burung yang pandai mengucapkan salam adalah perkara yang sering kita jumpai. Tapi bagaimana jika sebuah batu yang mengucapkan salam. Sebagai seorang hamba Allah SWT yang mengimani Rasul-Nya, tentunya dia akan membenarkan seluruh apa yang disampaikan oleh Rasul-Nya, seperti pemberitahuan beliau kepada para sahabatnya bahwa ada sebuah batu di Mekah yang pernah mengucapkan salam kepada beliau sebagaimana dalam sabdanya,

Dari Jabir bin Samurah dia berkata, Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, “Sesungguhnya aku mengetahui sebuah batu di Mekah yang mengucapkan salam kepadaku sebelum aku diutus, sesungguhnya aku mengetahuinya sekarang“.[HR.Muslim dalam Shohih-nya (1782)].

4. Pengaduan Seekor Onta

Manusia adalah makhluk yang memiliki perasaan. Dari perasaan itu timbullah rasa cinta dan kasih sayang di antara mereka. Akan tetapi ketahuilah, bukan hanya manusia saja yang memiliki perasaan, bahkan hewan pun memilikinya. Oleh karena itu sangat disesalkan jika ada manusia yang tidak memiliki perasaan yang membuat dirinya lebih rendah daripada hewan. Pernah ada seekor unta yang mengadu kepada Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- mengungkapkan perasaannya.

Abdullah bin Ja’far-radhiyallahu ‘anhu- berkata, “Pada suatu hari Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam- pernah memboncengku dibelakangnya, kemudian beliau membisikkan tentang sesuatu yang tidak akan kuceritakan kepada seseorang di antara manusia. Sesuatu yang paling beliau senangi untuk dijadikan pelindung untuk buang hajatnya adalah gundukan tanah atau kumpulan batang kurma. lalu beliau masuk kedalam kebun laki-laki Anshar. Tiba tiba ada seekor onta. Tatkala Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- melihatnya, maka onta itu merintih dan bercucuran air matanya. Lalu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- mendatanginya seraya mengusap dari perutnya sampai ke punuknya dan tulang telinganya, maka tenanglah onta itu. Kemudian beliau bersabda, “Siapakah pemilik onta ini, Onta ini milik siapa?” Lalu datanglah seorang pemuda Anshar seraya berkata, “Onta itu milikku, wahai Rasulullah”.

Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,

“Tidakkah engkau bertakwa kepada Allah SWT dalam binatang ini, yang telah dijadikan sebagai milikmu oleh Allah SWT, karena ia (binatang ini) telah mengadu kepadaku bahwa engkau telah membuatnya letih dan lapar”. [HR. Abu Dawud dalam As-Sunan (1/400), Al-Hakim dalam Al-Mustadrak (2/99-100), Ahmad dalam Al-Musnad (1/204-205), Abu Ya’la dalam Al-Musnad (3/8/1), Al-Baihaqiy dalam Ad-Dala’il (6/26), dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyqa (9/28/1). Lihat Ash-Shahihah (20)]

5. Kesaksian Kambing Panggang

Kalau binatang yang masih hidup bisa berbicara adalah perkara yang ajaib, maka tentunya lebih ajaib lagi kalau ada seekor kambing panggang yang berbicara. Ini memang aneh, akan tetapi nyata. Kisah kambing panggang yang berbicara ini terdapat dalam hadits berikut:

Abu Hurairah-radhiyallahu ‘anhu- berkata,

“Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- menerima hadiah, dan tak mau makan shodaqoh. Maka ada seorang wanita Yahudi di Khoibar yang menghadiahkan kepada beliau kambing panggang yang telah diberi racun. Lalu Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pun memakan sebagian kambing itu, dan kaum (sahabat) juga makan. Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Angkatlah tangan kalian, karena kambing panggang ini mengabarkan kepadaku bahwa dia beracun“. Lalu meninggallah Bisyr bin Al-Baro’ bin MA’rur Al-Anshoriy. Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- mengirim (utusan membawa surat), “Apa yang mendorongmu untuk melakukan hal itu?” Wanita itu menjawab, “Jika engkau adalah seorang nabi, maka apa yang aku telah lakukan tak akan membahayakan dirimu. Jika engkau adalah seorang raja, maka aku telah melepaskan manusia darimu”. Kemudian Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- memerintahkan untuk membunuh wanita itu, maka ia pun dibunuh. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda ketika beliau sakit yang menyebabkan kematian beliau,”Senantiasa aku merasakan sakit akibat makanan yang telah aku makan ketika di Khoibar. Inilah saatnya urat nadi leherku terputus“. [HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (4512). Di-shohih-kan Al-Albaniy dalam Shohih Sunan Abi Dawud (hal.813), dengan tahqiq Masyhur Hasan Salman]

6. Batu yang Berbicara

Setelah kita mengetahu adanya batu yang mengucapkan salam, maka keajaiban selanjutnya adalah adanya batu yang berbicara di akhir zaman. Jika kita pikirkan, maka terasa aneh, tapi demikianlah seorang muslim harus mengimani seluruh berita yang disampaikan oleh Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam-, baik yang masuk akal, atau tidak. Karena Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- tidaklah pernah berbicara sesuai hawa nafsunya, bahkan beliau berbicara sesuai tuntunan wahyu dari Allah SWT Yang Mengetahui segala perkara ghaib.

Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

“Kalian akan memerangi orang-orang Yahudi sehingga seorang diantara mereka bersembunyi di balik batu. Maka batu itu berkata, “Wahai hamba Allah SWT, Inilah si Yahudi di belakangku, maka bunuhlah ia“. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (2767), dan Muslim dalam Shohih-nya (2922)]

Al-Hafizh Ibnu Hajar-rahimahullah- berkata, “Dalam hadits ini terdapat tanda-tanda dekatnya hari kiamat, berupa berbicaranya benda-benda mati, pohon, dan batu. Lahiriahnya hadits ini (menunjukkan) bahwa benda-benda itu berbicara secara hakikat”.[Lihat Fathul Bari (6/610)]

7. Semut Memberi Komando

Mungkin kita pernah mendengar cerita fiktif tentang hewan-hewan yang berbicara dengan hewan yang lain. Semua itu hanyalah cerita fiktif belaka alias omong kosong. Tapi ketahuilah wahai para pembaca, sesungguhnya adanya hewan yang berbicara kepada hewan yang lain, bahkan memberi komando, layaknya seorang komandan pasukan yang memberikan perintah. Hewan yang memberi komando tersebut adalah semut. Kisah ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Al-Qur’an,

“Dan Sulaiman Telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai manusia, kami Telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) Ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”.Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.Maka dia (Sulaiman) tersenyum dengan tertawa Karena (mendengar) perkataan semut itu. dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah Aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang Telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah Aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh“. (QS.An-Naml: 16-19).

Inilah beberapa perkara yang lebih layak dijadikan “Tujuh Keajaiban Dunia” yang menghebohkan, dan mencengangkan seluruh manusia. Orang-orang beriman telah lama meyakini dan mengimani perkara-perkara ini sejak zaman Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- sampai sekarang. Namun memang kebanyakan manusia tidak mengetahui perkara-perkara itu. Oleh karena itu, kami mengangkat hal itu untuk mengingatkan kembali, dan menanamkan aqidah yang kokoh di hati kaum muslimin.